konfigurasi penting setelah menginstall debian server

assalamuallaikum wr wb. kali ini saya akan memposting tentang mengkonfigurasi Network interface, Repository, Hostname, Locales, Ntp & Bash rc

A. Pengertian

Network interface, Repository, Hostname, Locales, Ntp & Bash rc itu bisa di kelompokan menjadi Hal hal yang dilakukan setelah Menginstal server, untuk pengertian Network, Repository, Hostname, Locales, Ntp & Bash.Rc yang lebih lengkap, sudah ada di postingan saya sebelumnya.

fungsi Repository adalah sebagai media penyimpanan  data bisa juga kita mengambil data dari repository tersebut. saya mempunyain contoh repository online seperti di bawah ini

#KAMBING-UI
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-
free
#KEBO VLSM
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free
#DATA UTAMA SURABAYA
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ jessie-updates main contrib non-
free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ jessie/updates main
contrib non-free
#UNEJ
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-
free

fungsi Hostname adalah sebagai identitas di suatu jaringan lokal maupun non-lokal, untuk Hostname ini tidak boleh berbeda..jadi haruslah sama

Fungsi locales itu sebagai identitas kalian sedang dimana / berada dimana, ini juga sangat penting

Fungsi Ntp adalah Mensingkronkan waktu server agar sama dengan waktudi wilayah kalian

Fungsi bash.rc adalah

B. Latar belakang

Sesudah menginstal server, sangat sangat penting untuk mengkonfigurasi Network, Repository, Hostname, Locales, Ntp & Bash.Rc

C. Maksud dan tujuan

Agar debian server lebih Optimal lagi

D. Bahan yang di butuhkan

1. komputer
2. jaringan internet
3. debian server yang sudah di install

E. Jangka waktu pelaksanaan

10 menit

F. Pelaksanaan

1. buka Terminal lalu ketik berikut
ssh fachrul@192.168.203.2 urutannya seperti ini ssh <namauser>@<ipaddress debian>

2. jika ada tampilan seperti gambar di atas, silah kan copy yang saya tanda kan di gambar ini lalu tekan enter.


setelah itu kalian ketik ssh lagi seperti di awal tadi

3. lalu kalian ketik yes dan tekan enter lalu kalian masukan passwordnya. untuk lebih jelas nya kalian bisa lihat di gambar bawah ini.


4. mari kita mulai konfigurasinya. ketik "su" untuk masuk ke root

5. mari kita ubah file "/etc/network/interfaces" setelah kalian enter, maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.

 # This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

source /etc/network/interfaces.d/*

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
        address 192.168.203.2
        netmask 255.255.255.248
        network 192.168.203.0
        broadcast 192.168.203.7
        gateway 192.168.203.1
        # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
        dns-nameservers 192.168.203.1

mari kita ubah yang allow-hotplug menjadi auto, setelah sudah di ubah kalian tekan ctrl+x lalu tekan enter.

5. lalu setelah itu kalian restart dengan format /etc/init.d/networking restart
6. lalu kita akan menyeting repository dulu, kali ini saya akan memakai repostiroy lokal yang ada di tempat prakerin saya.
ketikan nano /etc/apt/source.list
untuk kalian jika tidak punya repository lokal, kalian juga bisa memakai repository online, contoh repositorynya ada pada bagian postingan ini di paling atas.
Untuk yang mau mengganti menjadi repository lokal, kalian bisa menambahkan repositoy di /etc/apt/source.list/
untuk menambahkan, kalian hanya tinggal mengetik di bagian paling bawah, dan repositoy debian localnya di matikan dengan cara menambahkan # di depan tulisan tsb.
nah setelah kalian setting, kalian tekan ctrl+x lalu tekan enter. jika sudah, kalian update dengan format apt-get update

7. setelah itu kita setting hostnamenya.....hostname kali ini harus sama
cek dengan mengetikkan "hostname && hostname -f"
dan akan muncul tampilan seperti berikut
bisa kita lihat hostname nya berbeda, mari kita ubah dengan mengetikkan format seperti berikut ini.
echo adhan.smkkartika.sch > /etc/hostname

jika sudah, restart hostname dengan format /etc/init.d/hostname.sh restart

8. mari kita settilng locales
ketikkan dpkg-reconfigure locales lalu tekan enter. akan muncul tampilan seperti berikut ini.
 kita pilih seperti gambar di bawah ini, untuk mencentang...tekan spasi..jika sudah di centang
 pilih yang "en" lalo pilih ok
jika sudah, ketik lagi locale-gen

9. lalu kita akan mensetting ntp (waktu)
ketiikan apt-get install ntp lalu tekan enter
lallu akan ada pilihan Y/n , kalian ketik Y lalu tekan enter
jika sudah kalian lakukan, yang selanjutnya adalah mengetik
nano /etc/ntp.conf lalu tekan enter
cari yang tulisan seperti gambar di bawah ini
 pada gambar dibawah ini...yang tulisan debian, di ganti menjadi "id"
 hasil setelah di ganti menjadi id
lalu setelah sudah di edit, tekan ctrl+x lalu tekan enter
lalu restart dengan mengetikaan, /etc/init.d/ntp restart
jika sudah kalian restart, kalian bisa ngecheck apakah konfigurasi ntp sudah berhasil apa belum dengan menuliskan di terminal "date" lalu enter, kalau date yang di tampilkan singkron sama waktu di tempat kamu..maka konfigurasi ntp kalian berhasil.

10. setting bash.bashrc
nano /etc/bash.bashrc
hapus tanda pagar ny


 
jika sudah di setting tekan ctrl+x tekan enter
jika sudah, kalian tinggal reboot saja...dengan tuliskan reboot lalu enter

sekian dari postingan saya wassalamuallaikum wr wb

Comments

Popular posts from this blog

Server, Cloud, TV danDSL di Cisco packettracer

Pengertian Topologi dan kegunaan Topologi

Tentang IEEE 802.1Q