subnetting










Sebelum ke Subnetting kita harus mengetahui terlebih dahulu IP Address
IP Address yaitu Suatu bilangan yang terdiri dari 32bit yang terbagi menjadi 4 segmen (bagian) yang masing-masing segmen jumlahnya 8bit
Bilangan IP Address dimulai dari 0-254 .Di dalam IP Address terdapat 2 jenis bilangan, yaitu bilangan binner dan desimal

Bilangan biner yaitu bilangan yang terdiri dari 0 dan 1 Bilangan desimal yaitu bilangan yang terdiri dari 0-9 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
IP Address terdiri dari Network ID dan Host ID
Network ID = Alamat jaringan komputer(menurut saya seperti halnya Alamat Rumah)
Host ID = Alamat Host jaringan komputer(menurut saya seperti halnya No.
rumah)

1. kelas A = nit pertama di mulai dari angka 0-127
    kelas A = terdiri dari 8 bit untuk network ID dan 24 untuk HOST ID
2. kelas B = bit pertama dimulai dari angka 128-191
    kelas B = terdiri dari 16 bit uuntuk network ID dan 16 bit untuk host ID
3. kelas C = bit pertama dimulai dari angka 192-223
    kelas C = terdiri dari 8 bit untuk network ID dan 24 bit untuk Host ID

subneting adalah suatu cara untuk memperbanyak network dari suatu network ID yang telah kita miliki, misal kan kita mempunyai 1 network ID, network ID tersebut dapat kita pecah menggunakan cara menghitung subnetting.
perhitungan subnetting di kelompokkan menjadi beberapa kelas, yang saya tau  ada tiga kelas yaitu A, B, dan C
subnet mask yang digunakan untuk subnetting rumus umum menghitung subneting seperti berikut;
Jumlah subnet = 2 pangkat 32 -/
jumlah host persubnet =(2 pangkat 32 -/) -2

Contoh Perhitungan Subnetting Kelas C

kita memiliki IP 192.168.1.2/24
Tentukan:

a. Network ID
b. Jumlah Host Persubnet
c. Broadcast
d. Subnet mask

Jawab : Diketahui : 192.168.1.2/24
a. Network ID
Sebelum mencari Network ID-nya kita harus mengetahui Jumlah Subnetnya terlebih dahulu
- Jumlah Subnet = 2 pangkat 32 - 24
2 pangkat 8 = 256
Subnet dari 192.168.1.2/24 itu dimulai dari 192.168.1.0 - 192.168.1.255
Network ID = 192.168.1.0
b. Jumlah Host Per subnet = (2 pangkat 32 - 24) -2
= (2 pangkat 8) -2
= 256 - 2
= 254
c. Broadcast = adalah IP terakhir dari suatu network
jadi broadcastnya 192.168.1.255
d. Subnet mask = /24 yaitu 255.255.255.0 (dapat dihitung memakai konvensi bilangan
desimal ke binner)

sekian postingan dari saya tentang subneting, wassalamuallaikum wr wb

Comments

Popular posts from this blog

Server, Cloud, TV danDSL di Cisco packettracer

Pengertian Topologi dan kegunaan Topologi

Tentang IEEE 802.1Q